Nanoteknologi Bakal Merevolusi IT


Nanoteknologi mendeskripsikan ilmu mengenai sistem serta peralatan berproporsi nanometer. Satu nanometer sama dengan seperjuta milimeter.
Meski Richard Feynman adalah orang yang pertama kali mendiskusikan nanoteknologi dalam kuliah “Masih Banyak Ruang di Bagian Paling Bawah” di pertemuan tahunan American Physical Society tahun 1959, tapi yang dianggap menciptakan istilah “nanoteknologi” adalah Norio Taniguchi dalam presentasi konferensi tahun 1974-nya yang berjudul “Konsep Dasar ‘NanoTeknologi’”. Nanoteknologi berdampak di bidang ilmu pengetahuan dan kerekayasaan serta setiap sisi kehidupan manusia sebagaimana yang kita ketahui dalam dekade pertama abad ke-21 ini.
Setelah hampir lima dekade perkembangan teknologi informasi, kini mulai terasa adanya revolusi di bidang yang maju pesat ini. Perkembangan nanoteknologi mungkin akan mengambil peran besar dalam mendorong revolusi ini.

Hal tersebut karena nanoteknologi dapat dikawinkan dalam sistem mekatronika dan embedded system yang selama ini menjadi bagian penting perangkat teknologi informasi. Kehadiran nanoteknologi akan memberi napas baru perkembangan teknologi informasi bersanding dengan mekatronika dan embedded system.

"Sekitar empat dekade mekatronika telah menunjukkan peran dalam kehidupan manusia, mulai dari sistem produksi, transportasi, hingga sistem-sistem lain," ucap Arko Djajadi, Dosen Departemen Mekatronika Swiss German University, dalam Seminar Nasional Nanoteknologi, Selasa (3/8/2010) di Gedung Badan Penerapan dan Pengembangan Teknologi (BPPT), Jakarta.

Dia mengungkapkan, kemudian peran embedded system pun hadir pada hampir semua produk, di mana mekatronika telah terhimpun di dalamnya, maupun pada produk-produk baru yang utamanya adalah multimedia dan komunikasi.

"Dari pemutar MP3, alat-alat medis, hingga militer banyak menggunakan embedded system. Disket sudah kita lupakan, dan sekarang hard disk yang 20 GB itu juga sudah biasa," tuturnya.

Dikatakannya, nanoteknologi memungkinkan adanya peningkatan signifikan terhadap berbagai aspek produk sarat teknologi, di mana inti dari embedded system dan teknologi informasi akan mengalami lompatan kemampuan berkat nanoteknologi.

"Contoh-contoh produk dari perusahaan besar dunia seperti Toshiba, IBM, dan HP telah fokus melakukan riset di bidang nanoteknologi untuk tetap mampu bertahan dan bersaing di dunia yang makin kompetitif," ujarnya.

sumber :Kompas


Nanoteknologi mendeskripsikan ilmu mengenai sistem serta peralatan berproporsi nanometer. Satu nanometer sama dengan seperjuta milimeter.
Meski Richard Feynman adalah orang yang pertama kali mendiskusikan nanoteknologi dalam kuliah “Masih Banyak Ruang di Bagian Paling Bawah” di pertemuan tahunan American Physical Society tahun 1959, tapi yang dianggap menciptakan istilah “nanoteknologi” adalah Norio Taniguchi dalam presentasi konferensi tahun 1974-nya yang berjudul “Konsep Dasar ‘NanoTeknologi’”. Nanoteknologi berdampak di bidang ilmu pengetahuan dan kerekayasaan serta setiap sisi kehidupan manusia sebagaimana yang kita ketahui dalam dekade pertama abad ke-21 ini.
Setelah hampir lima dekade perkembangan teknologi informasi, kini mulai terasa adanya revolusi di bidang yang maju pesat ini. Perkembangan nanoteknologi mungkin akan mengambil peran besar dalam mendorong revolusi ini.

Hal tersebut karena nanoteknologi dapat dikawinkan dalam sistem mekatronika dan embedded system yang selama ini menjadi bagian penting perangkat teknologi informasi. Kehadiran nanoteknologi akan memberi napas baru perkembangan teknologi informasi bersanding dengan mekatronika dan embedded system.

"Sekitar empat dekade mekatronika telah menunjukkan peran dalam kehidupan manusia, mulai dari sistem produksi, transportasi, hingga sistem-sistem lain," ucap Arko Djajadi, Dosen Departemen Mekatronika Swiss German University, dalam Seminar Nasional Nanoteknologi, Selasa (3/8/2010) di Gedung Badan Penerapan dan Pengembangan Teknologi (BPPT), Jakarta.

Dia mengungkapkan, kemudian peran embedded system pun hadir pada hampir semua produk, di mana mekatronika telah terhimpun di dalamnya, maupun pada produk-produk baru yang utamanya adalah multimedia dan komunikasi.

"Dari pemutar MP3, alat-alat medis, hingga militer banyak menggunakan embedded system. Disket sudah kita lupakan, dan sekarang hard disk yang 20 GB itu juga sudah biasa," tuturnya.

Dikatakannya, nanoteknologi memungkinkan adanya peningkatan signifikan terhadap berbagai aspek produk sarat teknologi, di mana inti dari embedded system dan teknologi informasi akan mengalami lompatan kemampuan berkat nanoteknologi.

"Contoh-contoh produk dari perusahaan besar dunia seperti Toshiba, IBM, dan HP telah fokus melakukan riset di bidang nanoteknologi untuk tetap mampu bertahan dan bersaing di dunia yang makin kompetitif," ujarnya.

sumber :Kompas

0 Response to "Nanoteknologi Bakal Merevolusi IT"